Bulan Maulud

Di bulan inilah baginda Nabi Muhammad SAW dilahirkan, banyak sejarah mencatat demikian.

Kita wajib bersyukur atas nikmat teragung yaitu atas diutusnya seorang keturunan Arab yang bernama Muhammad di muka bumi ini, yang menurut salah satu hadits dikatakan, beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak seluruh manusia.

Dalam ceramah-ceramah keagamaan tentang maulid Nabi SAW sering kita dengar beberapa hadits yang patut kita renungkan sebagai berikut;

  1. Laulaka -laulaka maa kholaqtul aflak(Andaikata tidak karena engkau-andaikata tidak karena engkau [hai Muhammad] niscaya tidak aqu ciptakan alam semesta ini)
  2. Almar u ma’a man ahabba (Seseorang itu akan bersama dengan orang yang dicintainya)
  3. Man ahabbani kana mangii fil jannah (Siapa  yang cinta/senang kepadaku besok masuk sorga bersanma aku)
  4. Kullu ummatii yadkhulunal jannah illa man aba., qiila : Famai ya’ba ya Rosulullah?., Qola : Man atho’ani dakholal jannan wa man ashoni fagod aba ( Semua ummatku akan masuk sorga kecuali yang menolak., para sahabat bertanya : siapakah orang yang menolah ya Rosul?., Beliau menjawab : Siapa orang yang taat kepadaku maka ia masuk sorga dan barang siapa yang maksiat kepadaku dialah yang menolak.
    Dari rasa sayangnya pada ummatnya beliau tidak mengatakan barang siapa yang maksiat kepadaku dialah yang masuk neraka, tapi beliau mengatakan dengan bahasa yang lembut yaitu dialah yang dianggap menolak

Sekali lagi diutusnya Nabi SAW adalah nikmat terbesar yang diberikan kepada kita, maka wajiblah kita bersyukur

Dalam Al-Qur-an,

Lain syakartum la-azidan nakum wa la-in kafartum inna ‘adzabii lasyadiid (Jika anda bersyukur maka akan Kami tambah nikmat, tetapi apa bila anda kufur sungguh adzabku sangat pedih.

Dalam Hadits(Qudsi),

Man lam yasykur ‘alan na’ma i walam yas bir ‘alal bala i fal yakhruj min tahtis sama i wal yatlum robban siwaya ( Siapa orang yang tidak mau bersyukur atas nikmat yang Aku(Allah SWT) berikan dan tidak bersabar atas bala’ yang menimpanya, silahkan keluar darim kolong langitku dan carilah tuhan selain Aku.

Kita juga sering mendengar bait-bait indah, semisal dati Al busysyiri dalam baitnya Qosidah Al-Burdahnya mengatakan:

“Maula ya sholli wasallim da-iman abadan ‘ala habibika khoiril kholqi kullihimi

Huwal habibulladzi turja syafa’atuhu likulli haulim minal ahwalimuktahimi

Yarobbibil musthofa balligh maqo sidana waghfir lana ma madho ya wa si’al karomi”

0 thoughts on “Bulan Maulud

  1. punten mas,untuk hadits man ahabbani kana mai filjannah.punten minta referensi dari kitab apa mas ?,punten bukan mendikte tapi saya cari dikitab jamiushoghir tidak ada…punten nggeh…?

    • Maaf baru balas
      Saya belum bisa jawab mas, saya dapat hadits itu saat acara pengajian di Madrasah oleh seorang penceramah
      insyaAllah saya kan tetap berusaha mencari referensi hadits itu, saya juga malah jadi ikut penasaran.
      Dan mungkin nanti jawaban saya ini suatu ketika akan saya tambahin tentunya kalau sudah jelas saya ketemu jawabannya.
      sekian dan terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *