Matematika dan Olimpiade matematika

Matematika dan Olimpiade Matematika

[contoh soal Olimpiade Matematika MA-SMA_2] dan

[Materi contoh soal dan Pembahasan Olimpiade Matematika(OSN)SMA & MA]

Pengalaman pertama mengenal pelajaran matematika itu tidak mengasikkan. Tidak tahu kenapa ya?

eh, setelah saya lulus MA tahun 1999 (sederajat SMA), pelajaran matematika mulai saya senangi. Apa lagi satelah lulus dari MA saya teruskan belajar di sebuah bimbingan belajar, tujuannya saat itu biar lulus UMPTN.

Pada tahun pertama saya ikut tes UMPTN, saya merasa masih sangat kesulitan untuk menyelesaikannya dan akhirnyapun gagal. Pada tahun berikutnya ternyata gagal lagi, padahal saya sudah sering mencoba mengerjakan  soal-soal yang sulit standar soal UMPTN terutama matematika. Walaupun demikian saya tetap mengambil manfaatnya, meskipun saya gagal tes UMPTN 2 kali saya mulai senang mencoba dan mengumpulkan soal matematika, tidak tahu kenapa.

Tapi saya tetap bersukur pada tahun 2004 saya bisa lulus SI pendidikan matematika dari salah satu institut keguruan yang ada di semarang.

Itu dulu, ternyata sekarang ada yang tak kalah sulit dari saol UMPTN yaitu soal olimpiade matematika. Di sini kita benar-benar harus kreatif dalam memecahkan masalah (problem solving) karena soalnya dibuat sedemikian rupa pandai saja tidak cukup.

Contoh soal Olimpiade matematika SMA/MA

Olimpiade Matematika SMA-MA

contoh soal Olimpiade Matematika MA-SMA_2

Sampul Buku

Materi contoh soal dan Pembahasan Olimpiade Matematika(OSN)SMA & MA

Ilmu Pengetahuan

Ilmu adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan ini. Dengan ilmu seseorang akan lebih bermanfaat bagi sesamanya dan semuanya akan semakin mudah kita jalankan.

Kata – kata mutiara :

  • Ma athoillah azza wa jalla ‘abdan ilma illa saoban : Allah SWT memberikan ilmu kepada seorang hamba kecuali di waktu muda ( Ibnu Mas’ud ra )
  • Hayatul fata wallahi bil ‘ilmi wattuqo idza lam yakunaa la’ tibaaro lidzatihi : Seorang pemuda dikatakan hidup demi Allah yang berilmu dan bertaqwa, jika keduanya tidak ada pada pemuda tersebut maka keberadaannya dianggap tidaak ada ( Imam Safi’i ).

Di zaman serba modern ini dan jumlah penduduk yang semakin banyak serta semakin sulitnya mencari lapangan pekerjaan maka bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan mutlak dibutuhkan, waktupun akan menyeleksi kita semuanya.

Akhirnya orang – orang yang kompetenlah yang nantinya dibutuhkan untuk mengisi lowongan – lowongan pekerjaan yang semakin sulit dicari kebanyakan orang.

Dengan seni hidup ini terasa lebih indah, dengan semangat hidup ini lebih bergairah dan dengan ilmu hidup ini jadi lebih mudah.